Di sana kami mencari toilet umum dan kebetulan cukup mudah menemukannya. Berhubung saya tidak kebelet, saya menunggu di luar saja. Namun kejadian, belum lama Pak Pimred masuk, dia langsung keluar sambil berkata.
“Kita cari toilet di mesjid saja Bung PU.”
Saya bertanya-tanya dalam hati, dan tanpa pikir panjang masuk ke toilet dan memeriksa, apa yang membuat Pak Pimred jadi enggan untuk kencing?

Setelah itu kami tidak bicara sepanjang perjalanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar